Mentéga adalah makanan
produk susu,
dibuat dengan mengaduk krim yang didapat dari susu. Biasanya digunakan
sebagai olesan roti
dan biskuit,
sebagai perantara lemak
di beberapa resep roti dan masakan, dan kadang-kadang bahan untuk menggoreng.
Pengganti mentega ialah margarin, yang biasanya lebih murah, dan memiliki sedikit lemak dan kolesterol.
Mentega adalah
emulsi
air-dalam-minyak, kebalikan dari krim. Mentega tetap padat saat didinginkan, tetapi meleleh
secara konsisten pada suhu kamar / suhu ruangan.
Mentega hampir
sama dengan roombutter tetapi roombutter adalah mentega yang
wanginya tajam dan berwarna putih.
Mentega
dikenal sebagai bahan makanan sumber lemak. Bahan dasar mentega adalah lemak
yang berasal dari susu hewan, biasanya sapi. Mentega banyak digunakan sebagai
campuran bahan pembuatan kue, olesan pada roti tawar (tetapi di Indonesia
biasanya menggunakan margarin), atau sebagai pengganti minyak goreng untuk
memasak (yang menggunakan sedikit minyak). Karakter mentega biasanya
berwarna kuning agak pucat (mirip susu) lebih pucat dan akan cepat meleleh di
dalam suhu ruang. Mentega memiliki aroma yang harum sehingga banyak digunakan
sebagai campuran bahan pembuatan kue untuk menambah nilai sensoris nya. Tetapi
untuk mendapatkan tekstur kue yang kompak atau tidak mudah rapuh, sebaiknya
tidak menambahkan mentega terlalu banyak, karena daya emulsinya kurang.
Walaupun
perannya bukan sebagai tokoh utama dalam suatu masakan, tetapi mentega
memberikan tambahan nilai gizi terhadap makanan. Selain lemak, mentega juga
mengandung zat gizi lain yang memiliki kebaikan bagi kesehatan.
- Menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, serta melawan kanker. Mentega mengandung vitamin A, vitamin E, selenium yang berperan sebagai antioksidan sehingga membantu menangkal radikal bebas yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker juga mengganggu kesehatan jantung dan pembuluh darah. Senyawa lecithin yang terdapat pada mentega juga membantu metabolisme kolesterol dan jenis lemak lainnya. Hal ini dapat mencegah peningkatan kadar kolesterol yang tinggi dalam darah.
- Membantu menjaga kesehatan tulang. Mentega dapat memelihara kesehatan tulang karena mengandung mineral kalsium dan fosfor.
- Mentega mengandung iodium dalam bentuk yang langsung dapat diserap tubuh. Keberadaan iodium dalam tubuh mendukung kerja kelenjar tiroid secara optimal. Asam lemak yang ada di dalam mentega, glycospingolipids, penting untuk menjaga kesehatan fungsi pencernaan karena melindungi dari infeksi saluran pencernaa, terutama pada anak-anak dan lansia.
- Lemak dan kolesterol dibutuhkan untuk perkembangan otak anak. Sehingga konsumsi mentega juga diperlukan untuk membantu melengkapi zat gizi bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar